![]() |
| Dersalam, Bae, Kudus |
Kelangsungan kehidupan sangat bergantung pada
kesterilan air. Apabila kandungan air berubah maka akan mempengaruhi
kelangsungan hidup suatu organisme. Pencemaran adalah masuknya (sengaja atau
tidak) suatu senyawa kimia atau organisme ke suatu media yang bukan aslinya
sehingga menyebabkan komposisinya berubah. Sedangkan pencemaran air
didefinisikan sebagai suatu perubahaan keadaan air akibat masukya dzat atau
materi atau partikel atau makhluk hidup pada tempat- tempat penampungan air
yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Dengan demikian, air yang tercemar
tentu sangat tidak baik bagi kelangsungan hidup organisme. Hal ini karena akan
mengubah keadaan air, mulai dari kandungan oksigen terlarut, warna, bau, sampai
ke derajat keasamaan.
Populasi
manusia yang membludak mengakibatkan buangan dari rumah tangga pun meningkat.
Buangan seperti, penggunaan deterjen, kotoran, serta bahan-bahan lainnya yang
dapat mencemari perairan dan hal ini amat berpengaruh bagi kelangsungan
kehidupan organisme lainnya. Banjir adalah salah satu dampak yang dirasakan
dari sampah- sampah yang dibuang ke dalam sungai.
Maraknya
pabrik- pabrik yang menggunakan bahan- bahan kimia menghasilkan buangan atau
limbah yang dapat mencemari air, seperti minyak, atau sennyawa lainnya. Banyak
pabrik- pabrik yang membuang limbah- limbah produksinya ke perairan seprti
sungai. Tentunya ini akan merugikan banyak pihak, seperti tumbuhan yang menjadi
tidak subur serta kematian hewan- hewan air atau lainnya.
Penggunaan
pupuk berlebih serta pestisida pada pertanian akan menimbulkan mencemari
perairan dengan senyawa- senyawa kimia yang terkandung di dalamnya. Eutrofikasi
adalah salah satu dampak yang ditimbulkan. Hal ini disebabkan oleh masuknya
limbah- limbah pertanian ke suatu perairan yang tergenang. Dampaknya ialah
kelangsungan organisme perairan di dalamnya menjadi terancam. Dan terganggunya
rantai makanan pada biota air
Dampak Pencemaran Air
Dampak yang
muncul dari pencemaran air sangat banyak dan tentunya merugikan bagi kehidupan
organisme lain. Telah banyak organisme yang menjadi korban akibat pencemaran
yang terjadi di perairan. Berikut merupakan beberapa dampak yang ditimbulkan
oleh pencemaran air:
11. Bidang kesehatan. Menurunnya
kualitas air akibat pencemaran tentu akan mengancam tingkat kesehatan manusia.
Pencemaran air yang menyebabkan pesatnya pertumbuhan bakteri patogen seperti
diare yang disebarkan lewat air. Terlebih jika air yang tercemar
dijadikan sebagai sumber air untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.
22. Kehidupan organisme lain. Seperti
yang telah disebutkan di awal, eutrofikasi mengancam kehidupan biota perairan.
Eutrofikasi adalah peningkatan nutrisi atau zat-zat makanan untuk pertumbuhan
tanaman air.Dengan pesatnya pertumbuhan tumbuhan air seperti alga dan lainnya
akan membuat permukaan air dipenuhi oleh tumbuhan tentu saja hal ini akan
menyebabkan cahaya yang masuk menjadi sedikit sekali, dengan demikian akan mempengaruhi
suhu perairan , suhu yang rendah sangat tidak baik bagi ikan- ikan. Selain itu,
kadar oksigen yang terlarut juga semakin rendah. Karena tumbuha di sungai yang
sudah mati banyak menyerap oksigen yang diperlukan oleh biota air. Biota air
sangat mengandalkan oksigen terlarut dalam air, jika konsentrasi oksigen
berkurang maka persaingan untuk bertahan hidup akan semakin sulit.
33. Pencemaran lingkungan juga berdampak
pada kotornya perairan yang menyababkan nilai keindahannya berkurang. seperti
banyak yang kita temui di sungai- sungai di negeri kita yang dipenuhi dengan
tumpukan sampah.
44. Kesuburan tanah pun akan menurun
seiring dengan banyaknya pencemaran air yang terjadi.
Cara Mencegah dan Mengatasi Pencemaran Air
Untuk mengatasi masalah pencemaran tentu
diperlukan koordinasi baik antara penduduk dengan pemerintah. Berbagai dampak
yang ditimbulkan oleh pencemaran seharusnya menjadi teguran bagi kita semua
untuk berbenah. Kualitas hidup ditentukan dari kualitas air, oleh karena itu
kita semua wajib bertanggungjawab untuk menjaga kualitas air tetap layak
menjadi sumber kehidupan kita. Berikut beberapa upaya yang dapat dilakuakan
untuk mencegah dan mengatasi pencemaran air:
1.
Kesadaran diri sendiri
Awal perubahan itu dimulai dari diri
sendiri. Dengan membiasakan diri untuk menjaga kebersihan air dengan tidak
membuang sampah di sungai contoh kecilnya dapat ditularkan kepada orang lain
untuk melakukan hal yang sama. Dan sadar akan pentingnya air untuk sumber
kehidupan manusia
2. Aturan
yang tegas
Adanya penyuluhan bagi masyarakat
umum untuk senantiasa menjaga lingkungan air kemudian undang – undang yang
mengatur pembuangan limbah cair oleh industri semua itu hanya komponen
pemerintahan yang dapat membuat kebijakan. Diharapkan dengan adanya aturan yang
mengikat, dapat menjadi titik ukur bagi segenap bangsa untuk mulai berbenah.
Tindak tegas bagi pelanggar aturan merupakan upaya untuk tetap menegakkan apa
yang telah dikomitmenkan kepada alam.
3.
Bioremediasi
Bioremediasi merupakan upaya
mengatasi limbah cair dengan menggunakan mikroorganisme. Minyak merupakan
limbah yang tidak dapat diatasi dengan mudah, oleh karena itu dengan
menggunakan bakteri yang mampu merombak minyak ini menjadi solusi untuk
menghilangkan tumpahan minyak di badan air. Adapun mikroorganisme yang
digunakan merupakan bakteri yang mampu merombak senyawa limbah dan tidak
menyebabkan penyakit.
4.
Dengan teknologi
Dengan kemajuan teknologi yang
canggoh ini, kita dapat membuat alat untuk mengolah limbah terlebih dahulu
sebelum dibuang ke sungai. Agar limbah yang dibuang aman dan sesuai dengan
aturan batas kewajaran air.
5.
Menciptakan
kreatifitas
Sampah-sampah plastik yang dibuang di
sungai dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai kreatifitas yang lucu, yang
dapat menghasilkan uang. Dengan begitu, secara tidak langsung kita mengurangi
tumpukan sampah plastik yang dibuang ke sungai dan dapat menciptakan lahan
pekerjaan baru.

1 komentar:
usul yang sangat bagus..yuk mulai dri kita dulu..nanti yang lain akan mengikuti
Posting Komentar